Standar Kompetensi Lulusan Print E-mail

 

Standar kompetensi inti sarjana teknik sipil FT UNS


Standar kompetensi lulusan JTS FT UNS yang ditetapkan adalah:

  1. Kemampuan menerapkan matematika, sains dan ilmu dasar civil engineering dalam praktek profesional (matematika, sains, teknologi informasi, praktek rekayasa).
  2. Kemampuan mengelola dan memecahkan masalah teknik sipil dan menganalisis peluang pemecahan (desain, sains, praktek rekayasa, konteks bisnis)
  3. Kemampuan manajerial efektif (project management, business, laws).
  4. Kemampuan menerapkan pertimbangan etika dan moral dalam praktek profesional (values, virtues, ethical reasoning, professional behaviour).
  5. Kemampuan berkomunikasi secara efektif (communication dan teknologi informasi).
  6. Kemampuan pengembangan diri dan belajar sepanjang hayat (education and training, longlife learning).
  7. Kemampuan mawas diri/ refleksi (self awareness) dan bekerja sama dengan orang lain (team work).

Matriks standar kompetensi lulusan JTS

Standar kompetensi ini dijabarkan dalam elemen-elemen kompetensi yang dapat diukur dalam kriteria unjuk kerja keberhasilan pembelajaran untuk berbagai satuan kompetensi (bidang-bidang perkuliahan), yang dinyatakan dalam bentuk matriks sebagai berikut:

 

Kompetensi

Satuan

Elemen

Kriteria unjuk kerja

1

2

3

4

Kemampuan menerapkan matematika, sains dan ilmu dasar civil engineering dalam praktek profesional

Matematika dan sains

1

Menerapkan matematika dan sains teoretis dalam bidang kepakarannya

1. Memilih dan mengaplikasikan metode matematis, metode numerik, probabilitas dan statistik tepat guna untuk pemodelan dan analisis problem rekayasa (melalui kalkulus, persamaan diferensial, aljabar linier dan matriks).

2. Mengolah dan memanipulasi data.

3. Menyajikan data dalam berbagai bentuk variasinya (grafis, tabular, verbal dan aljabar) dan menyampaikan klaim teknis terhadap data.

4. Merencanakan aktivitas untuk memperoleh informasi dari sumber-sumber yang relevan.

5. Menggunakan informasi tersebut untuk melakukan analisis dan perhitungan multi tahap.

6. Menginterpretasi hasil perhitungan dan menampilkan hasilnya dengan cermat dalam berbagai format naratif atau visual (mis: gambar kerja standar ISO).

7. Menjustifikasi secara sederhana metode yang digunakan.

Teknologi informasi

2

Mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan ilmu komputer dalam praktek teknik sipil

1. Mampu mengunakan perangkat lunak pengolah kata, spreadsheet, basis data, dan gambar serta internet.

2. Menyusun algoritma penyelesaian problem teknik.

3. Menggunakan piranti lunak untuk penyelesaian problem keteknikan.

Sains

3

Melaksanakan dan memimpin pekerjaan kajian ilmiah

1. Mampu mengikuti prosedur eksperimen dan pengukuran di laboratorium.

2. Mendemonstrasikan penggunaan prosedur uji dan alat ukur yang relevan.

3. Mampu untuk merancang dan melaksanakan eksperimen dilaboratorium, menganalisis dan menginterpretasikan data.

4. Mengatur prioritas pekerjaan dan sumber-sumbernya.

5. Menganalisis dan mengevaluasi secara kritis hasil-hasil pekerjaan tersebut.

Praktek rekayasa

4

Mengakses pengetahuan dan kepakaran

1. Mampu menelusur publikasi ilmiah teknik sipil.

2. Menerapkan teknik-teknik mutakhir penelusuran informasi ilmiah.

Kemampuan mengelola dan memecahkan masalah teknik sipil dan menganalisis peluang pemecahan

Desain

5

Menerapkan prinsip-prinsip yang tepat dalam proses perancangan (desain) dan perencanaan (planning)

1. Menginterpretasikan dan menentukan lingkup persyaratan desain.

2. Menyiapkan usulan-usulan konsep rancangan.

3. Mendemonstrasikan langkah-langkah perancangan bangunan sipil dengan tepat.

4. Meninjau kembali desain agar dapat diterima oleh pelanggan.

5. Meninjau kembali hasil desain pada tahap operasional.

6

Mampu menerapkan pengetahuan karakteristik material dan komponen-komponen rekayasa dalam merancang bangunan sipil

1. Mendemonstrasikan pemahaman karakteristik material dasar teknik sipil semisal beton, baja, kayu, tanah, aspal, batu komposit dan material modern.

2. Mampu mengajukan alternatif material dan komponen tepat guna dalam merancang bangunan sipil.

3. Mampu mengajukan usulan pengadaan material dalam rancangannya.

Sains

7

Menginvestigasi problem-problem ketekniksipilan

1. Mengidentifikasi dan menganalisis problem, bagian-bagiannya, kaitan antar bagian dan pendekatan-pendekatan yang mungkin.

2. Merencanakan langkah-langkah dalam metode pemecahan yang dipilih.

Praktek rekayasa

8

Menyiapkan dan memelihara dokumentasi selama proses analisis, desain, pelaksanaan, pengawasan dan operasional

1. Menyiapkan dan merekomendasi peta-peta yang diperlukan.

2. Mempersiapkan gambar rancangan sesuai standar ISO.

3. Mendokumentasi hasil analisis dan perhitungan dengan cermat.

4. Mendeskripsikan berbagai jenis dan fungsi laporan dalam pelaksanaan, pengawasan dan operasional proyek konstruksi.

5. Mendokumentasi laporan-laporan dengan sistem yang teratur.

9

Menyediakan advis konsultatif dan opini engineering permasalahan teknik sipil kepada klien perorangan, organisasi, masyarakat, atasan dan bawahan.

1. Mengidentifikasi dan menganalisis problem klien berdasarkan data yang akurat.

2. Mengajukan advis atas dasar pengetahuan dan teknik yang baik dengan argumentasi analitik yang logis-tepat dalam transfer teknologi.

3. Menunjukkan kepekaan terhadap masukan dan umpan balik klien.

4. Mengajukan advis kepada bawahan untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi jasa konstruksi secara luas.

5. Menyediakan jasa layanan konsultatif secara bertanggungjawab terhadap klien perorangan.

6. Membantu mengorganisasi dan melaksanakan advokasi dan pendidikan masyarakat dalam manajemen infrastruktur dan konservasi sumberdaya alam.

10

Mengembangkan solusi rekayasa yang kreatif

1. Mengidentifikasi dan menganalisis problem, bagian-bagiannya, kaitan antar bagian dan pendekatan-pendekatan alternatif dan kreatif dalam merancang bangunan sipil

2. Menggunakan metode kreatif dalam pemecahan masalah.

3. Memfasilitasi dan memulai perubahan dan penemuan baru

11

Mengoperasikan dan mengelola peralatan-peralatan khusus teknik sipil

1. Mengenali kebutuhan peralatan bantu modern yang digunakan dalam praktek rekayasa; semisal komputer.

2. Mendemonstrasikan kecakapan dalam operasi alat-alat tersebut.

3. Mengenali kebutuhan alat bantu dalam pelaksanaan konstruksi

Konteks bisnis

12

Mengaplikasikan pengetahuan bisnis dan ekonomi dalam praktek pemasaran teknik sipil

1. Mengaplikasikan pengetahuan ekonomi dalam penilaian, perencanaan, rekomendasi dan operasi bangunan sipil

2. Mengadakan dan memelihara hubungan bisnis dengan pelanggan/mitra kerja/pemasok/pembuat peraturan.

3. Memfasilitasi dan memulai perubahan dan penemuan baru

Kemampuan manajerial efektif

Praktek rekayasa (Project Management)

13

Merencanakan proyek konstruksi dan program kerja dengan kendala waktu, biaya dan mutu.

1. Mengestimasi kebutuhan waktu dan jumlah tenaga dalam satu pekerjaan konstruksi.

2. Menyusun rencana anggaran dan biaya berdasarkan SNI.

3. Menyusun penjadwalan pekerjaan konstruksi menggunakan Kurva S.

4. Mendemonstrasikan metode-metode manajemen yang modern untuk perencanaan proyek, semisal; Network Planning, CPM/PERT, dll.

5. Membuat usulan penawaran (tender), termasuk rencana kerja proyek menggunakan manajemen modern untuk memperoleh hasil kerja yang memenuhi spesifikasi mutu, biaya dan waktu dalam simulated-controlled environment.

14

Mengorganisasikan sumberdaya untuk proyek konstruksi dan program kerja

1. Mendemonstrasikan metode-metode dan peralatan konstruksi termasuk metode pengelolaan alat konstruksi untuk memperoleh produktivitas optimum.

2. Mendemonstrasikan analisis ekonomi pembiayaan dan bisnis konstruksi.

15

Mengelola pelaksanaan proyek dan operasional bangunan sipil

1. Memproduksi gambar kerja (shop drawing) dan gambar terlaksana (as-built drawing)

2. Memproduksi laporan pelaksanaan.

3. Mendemonstrasikan metode-metode penjaminan kuantitas dan kualitas

4. Mengestimasi progress proyek konstruksi

5. Mempromosikan dan menerapkan persyaratan keselamatan kerja dalam proyek konstruksi.

16

Menyelaraskan dengan persyaratan hukum dan peraturan

1. Mampu menunjukkan sumber-sumber hukum dan peraturan yang berkaitan dengan jasa konstruksi.

2. Mampu menginterpretasikan sumber hukum dan peraturan tersebut untuk pengelolaan proyek.

Kemampuan menerapkan pertimbangan etika dan moral dalam praktek profesional

Konteks Bisnis

(Professional practice values)

17

Menemukenali tanggung jawab sosial, etis dan ekologis dalam praktek rekasaya sipil

1. Mendemonstrasikan pengetahuan luas terhadap isu-isu kontemporer dan menemukenali masalah etik

2. Secara sensitif mengenali tanggung jawab sosial, etis dan ekologis dalam praktek profesi rekayasa dan kebijakan pengembangan konstruksi.

18

Mampu mengambil tanggung jawab personal dalam tindakannya

1. Menerapkan pengetahuan dasar etika temasuk kode etik insinyur (standard of conduct) dan prinsip-prinsip dasar etika rekayasa.

2. Mendemonstrasikan pengetahuan luas yang dibutuhkan untuk memahami impak solusi rekayasa dalam konteks sosial dan global.

19

Mampu memformulasikan, mempertahankan, dan melaksanakan tindakan dengan mempertimbangkan kompleksitas masalah etik.

1. Mampu menerapkan pertimbangan etika dan moral dalam konteks rekayasa,

2. Mampu mengajukan alternatif-alternatif etis, dan

3. Mampu mengajukan evaluasi etis sistematis atas tindakan yang akan diambil.

Kemampuan berkomunikasi efektif

Keterampilan umum

(Communication, Teknologi informasi)

20

Berkomunikasi efektif dengan berbagai variasi audience dan klien

1. Berpartisipasi dalam diskusi grup dan beberapa jenis forum lain.

2. Menulis bermacam tipe dokumen, masing-masing dengan informasi yang berbeda tentang subyek yang kompleks

21

Mempersiapkan dan mempresentasikan makalah, hasil analisis dan desain, argumen dalam tulisan dan lisan

1. Membaca, menarik dan membuat sintesis informasi paling tidak dari dua dokumen

2. Menyampaikan pidato/orasi/presentasi formal

 

22

Menggunakan berbagai jenis media untuk komunikasi masalah teknik sipil, baik fisik maupun elektronik

1. Menulis bermacam tipe dokumen, masing-masing dengan informasi yang berbeda

2. Menyampaikan pidato/orasi/presentasi formal

3. Menggunakan perangkat bantu presentasi berbasis komputer (Powerpoint, Matlab, dll).

4. Merancang dan memproduksi poster, leaflet dan berbagai publikasi teknik lainnya.

Kemampuan pengembangan diri dan belajar sepanjang hayat

Belajar sepanjang hayat

23

Menemukenali kebutuhan pendidikan dan perlatihan untuk mencapai tujuan yang dikehendaki, personal dan profesional

1. Menyadari kebutuhan dan kemampuan untuk menggeluti proses belajar sepanjang hayat.

2. Mempertahankan minat terhadap pendidikan dan pelatihan diri lebih lanjut

24

Melaksanakan/mengikuti program pendidikan dan perlatihan lanjutan untuk mencapai tujuan yang dikehendaki

1. Mampu menyusun rencana belajar pribadi untuk peningkatan performance

2. Memilih cara belajar dan program belajar lebih lanjut

3. Mampu menggunakan sarana penelusuran informasi mutakhir

25

Membina pengembangan pengetahuan / kepakaran lebih lanjut

1. Menemukenali kebutuhan membina kepakaran pribadi

2. Mampu merencanakan peningkatan kepakaran dengan memilih metode pembelajaran yang sesuai

Kemampuan mawas diri/ refleksi dan bekerja sama dengan orang lain

1. Self-awareness

2. Teamwork

3. Leadership

26

Melakukan praktek teknik sipil secara mawas diri (self awareness) atas keterbatasan, kekuatan, kelemahan, dan kerentanan personal

1. Mampu menerima kritik,

2. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahannya serta

3. Memfasilitasi perkembangan pribadinya dalam kerjasama perorangan serta kelompok sejawat

4. Mampu mencari nasehat dan pertolongan bila diperlukan untuk menghadapi kesulitannya

5. Mampu merespon kritik yang konstruktif secara positif

27

Mempertimbangkan nilai-nilai personal dan prioritas untuk mencapai keseimbangan antara komitmen pribadi dan profesional

1. Mahasiswa mampu memodifikasi tingkah lakunya dalam merespon kritik yang membangun dalam kerjasama tim.

2. Mengantisipasi secara benar situasi ketidakseimbangan nilai personal dan profesional pada sistem profesi dan

3. Proaktif mengembangkan pendekatan untuk mengatasinya agar dapat berkontribusi maksimal dalam tim multi disiplin

28

Mampu bekerja bersama dalam tim secara bertanggung jawab

1. Menyepakati tujuan yang realistik dalam bekerja bersama

2. Mengorganisasi dan melaksanakan tugas untuk memenuhi tanggung jawab pribadi dalam kelompok serta

3. Bekerja secara kooperatif untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan

4. Mengidentifikasi peran pribadi dalam membantu kelompok mencapai sesuatu bersama,

5. Mereview kontribusi pribadi dan kesepakatan cara untuk bekerja dengan orang lain

 

Jurusan Teknik Sipil FT UNS Surakarta