Minggu, 22 Oktober 2017 pkl 11:18 WIB
Halaman Muka arrow Berita JTS arrow Terinspirasi candi, tim UNS raih penghargaan
Terinspirasi candi, tim UNS raih penghargaan Print E-mail

Berwisata mengunjungi bangunan bersejarah seperti candi yang

memiliki konstruksi kokoh membuat tiga mahasiswa angkatan 2007.

Tehnik sipil ,Universitas sebelas maret (UNS),Arum Dwi cahyani 21,

Selvia agustina ,21dan Qori putri dewanti terinspirasi

images/stories/trio_0002.jpg

JUARA-Arum Dwicahyani 21 Silvia Agustini 21 Qori Putri Dewanti ,21(dan kiri ke kanan ) menang lomba inovasi dan kopetensi tingkat nasional di Universitas Udayana Bali (26/12)
Berwisata mengunjungi bangunan bersejarah seperti candi yang memiliki konstruksi kokoh membuat tiga mahasiswa angkatan 2008. Tehnik sipil ,Universitas sebelas maret (UNS),Arum Dwi cahyani 21, Selvia agustina ,21dan Qori putri dewanti terinspirasi. Bertekad membikin bahan bangunan yang tahan gempa dari goncangan mereka memutar otak dengan memanfatkan sampah yang berserakan di lingkungan sekitar. Menurut Selvia,pemilhan sampah yang bisa di gunakan untuk bahan bangunan jatuh pada pecahan genting dan sampah bubut yang berupa kawat ,Kedua bahan itu di pilih agar kawat dan genting memiliki kelenturan dan unsur solid.Dia mengatakan bahan bahan tersebut kemudian menjadi adonan utama untuk di campur pasir dan semen.Bukan hanya bahan adonannya saja yang unik, bentuk un di sesuaikan agar antara satu bahan dan laiunnya bisa mengait."Jika batako bentuknya kotak,kami memiliki bahan bangunan yang saling berkait berbentuk "H," Jelas saat dia di jumpai Wartawan Dikantor Humas UNS,Rabu (28/12) Dari bahan yang terbentuk "H,", ini Selvia dan kawan kawan menempelkan dua pelapis di masing masing sisinya.
Sehingga jika di susun antara bahan satu dan lainnya bisa saling mengait dan kokoh.
Di tambahkan Qori, desain produk ini sebelumnya memang telah di teliti namun belum di sempurnakan . Dia mengungkapkan keunggulan dari produk ini salah satunya bisa menahan goncangan yang tak terarah seperti gempa. Jika batako hanya bisa menahan goncangan dari salah satu sisi . Bahan bangunan yang saling mengait ini bisa lebih solid dan menguatkan bangunan darigoncangan segala arah.'Menggunakan bahan seperti pecahan genting ini memang pada awalnya muncul lantaran kejadian Gempa dsi Klaten dan beberapa daerah lainnya."Lebih lanjut ,Menurur Koordinator Kreatifitas mahasiswa Tehnik Sipil UNS, DR Solihin As'ad penelitian ini mendapatkan nilai tinggi di banding peserta lainnya lantaran mahasiswa memanfatkan sampah dan model prodok inovatif

Jurusan Teknik Sipil FT UNS Surakarta