Tentang Pogram Studi Doktor Ilmu Teknik Sipil.

Dengan estimasi eksplosi jumlah penduduk dunia menjadi 9 miliar pada tahun 2050 dan 64% diantaranya tinggal di kawasan urban, tantangan rekayasa infrastruktur sipil akan semakin besar. Kebutuhan pergerakan (mobility) inter-urban, multi-urban dan rural-urban yang aman dan andal semakin besar. Konsentrasi ekonomi urban yang sedemikian intens jelas membutuhkan infrastruktur yang tahan (resiliency) terhadap bencana dan tekanan eksternal lain dengan resiko yang minimal dan dapat ditanggung oleh masyarakat. Kompleksitas masalah semakin bertambah karena terlibatnya isu-isu sosial-ekonomi, globalisasi, teknologi terkini, tuntutan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan publik yang semakin tinggi, dan tekanan ekologis. Seringkali complex engineering problem ini melibatkan pemangku kepentingan yang lebih luas, melibatkan persyaratan-persyataran ini tidak dapat saling sejalan, membutuhkan analisis yang lebih mendalam, dan mempunyai konsekuensi yang luas cakupannya. Khusus bagi wilayah nasional Indonesia, kompleksitas masalah semakin besar karena adanya resiko bencana gempa dan bencana akibat perubahan iklim yang besar pula.

Kerangka yang baru, metodologi modeling, dan pendekatan yang lebih cerdas dan terintegrasi dibutuhkan untuk memperoleh solusi bagi complex engineering problem ini. Riset mendalam dan pengembangan ekstensif dalam bidang rekayasa infrastruktur adalah kebutuhan mutlak, bukan hanya berkontribusi kepada pengembangan ilmu pengetahuan tetapi pada penyelesaian tantangan nyata yang dihadapi masyarakat.

Program Studi Doktor Ilmu Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret berusaha menjawab tantangan global complex inter-connected engineering problem dengan mendidik calon doktor sekaligus melaksanakan riset yang mendalam.  Model pendidikan dan pembelajaran yang dikembangkan adalah outcome based education (learning) yang menjamin lulusan dapat berkontribusi secara nyata untuk memecahkan complex engineering problem secara kritis, cerdas dan komprehensif. Dengan beban studi 43 sks dalam waktu 6 semester, program studi doktor ilmu teknik sipil dirancang untuk membekali mamahsiswa dengan pengetahuan teoretis tingkat lanjut dan kebebasan akademik untuk mentransformasi ide dan menciptakan pengetahuan, teknologi, dan praktek rekayasa sipil yang original melalui riset mandiri.