Tujuan Program Pendidikan Sarjana

 

Dengan mempelajari kebutuhan masa depan profesi keinsinyuran teknik sipil dan mengemban misinya, Program Studi Teknik Sipil merumuskan tujuan program pendidikannya. Tujuan program pendidikan  dirumuskan konsisten dengan visi dan misi Universitas, Fakultas dan Program Studi Teknik Sipil.

 

Misi

Misi pendidikan universitas, fakultas teknik dan department teknik sipil dirumuskan sebagai berikut:

 

UNS

Menyelenggarakan pendidikan dan pengajran yang menuntut pengembangan diri dosen dan mendorong kemandirian mahasiswa dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

 

Fakultas Teknik

Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran bidang rekayasa dengan selalu mendorong pengembangan diri dosen dan kemandirian mahasiswa dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

 

Teknik Sipil FT UNS

Menyelenggarakan pendidikan teknik sipil yang ketat secara akademik tetapi kaya pengalaman belajar untuk menghasilkan lulusan yang siap menjadi pemimpin dalam profesi teknil sipil maupun bidang kemasyarakatan yang lebih luas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tujuan program pendidikan sarjana teknik sipil

 

Tujuan program pendidikan sarjana teknik sipil UNS dirumuskan sebagai bagian dari pengembangan kurikulum 2016. Ini adalah bagian dari upaya kami memenuhi kebutuhan professional lulusan. Rumusan tujuan program pendidikan menyatakan bahwa lulusan program studi sarjana (S1) Teknik Sipil FT UNS diharapkan mampu:

 

PEO-1. Menerapkan pengetahuan sains dasar, matematika, ilmu rekayasa dan manajemen konstruksi untuk melakukan pekerjaan sebagai perencana, perancang, konstruktor, operator atau pengambil kebijakan infrastruktur teknik sipil.

 

PEO-2. Menilai alternatif-alternatif solusi teknis dan berkontribusi pada penyelesaian masalah dalam pekerjaan profesional dan masyarakat umum dengan mempertimbangkan aspek keselamatan publik, sosial-ekonomis, nilai-nilai etis, sustainabilitas dan perlindungan lingkungan hidup.

 

PEO-3. Menunjukkan integritas profesional, perilaku santun, dan semangat meraih keberhasilan dalam perkerjaan  yang menjadi tanggungjawabnya di aras nasional dan internasional.

           

PEO-4. Menunjukkan hasrat pengembangan diri dan belajar sepanjang-hayat, mampu mendapatkan sertifikat professional, dan mampu melanjutkan studi pasca sarjana, khususnya ilmu teknik sipil.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Profil Professional Lulusan Kami

 

Dengan tujuan program pendidikan yang telah dirumuskan, Prodi Teknika Sipil FT UNS mengharapkan lulusannya mempunyai profil profesional [PP] sebagai:

 

PP-1.    Perencana Infrastruktur (Planner) yang menjalankan proses berpikir konseptual dan teknikal untuk menyusun, mengelola dan mengevaluasi aktivitas-aktivitas yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan pengembangan infrastruktur sipil.

 

PP-2.    Perancang Bangunan Sipil (Designer) yang mampu melakukan proses perancangan bangunan sipil dalam lingkungan tertentu dengan CAD (Computer Aided Design) dan CAE (Computer Aided Engineering) untuk: [a] menghasilkan rancangan yang kreatif dan teruji, [b] memecahkan masalah yang dihadapi serta [c] merumuskan spesifikasi yang jelas untuk mewujudkan rancangan tersebut.

 

PP-3.    Pelaksana dan pengawas proyek konstruksi dan infrastruktur (Constructor) yang mampu menggunakan konsep dan prinsip manajemen dan metode dan teknologi konstruksi untuk mewujudnyatakan rancangan bangunan sipil yang memenuhi kriteria dan standar yang ditetapkan

 

PP-4.    Pelaksana operasional infrastruktur (Operator) yang mampu melaksanakan operasi dan pemeliharaan dengan memastikan fungsionalitas dan sustainabilitas fasilitas infrastruktur yang menjadi tanggungjawabnya.

 

PP-5.    Pengambil kebijakan (Policy maker) yang melakukan kajian yang tepat dan akurat sesuai kaidah ilmiah untuk membantu perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan yang baik dalam pengembangan infrastruktur di masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Capaian Pembelajaran Mahasiswa Program Sarjana

 

Program Studi Teknik Sipil FT UNS merumuskan capaian pembelajaran (learning outcomes [LO])  selaras dengan deskripsi KKNI level 6 (setara sarjana) dan kriteria umum yang dirumuskan oleh ABET 2015 dan JABEE 2014. Capaian pembelajaran tersebut menyatakan bahwa lulusan program studi teknik sipil FT UNS mampu:

 

LO-1.    menerapkan pengetahuan matematika, sains, dan ilmu rekayasa untuk memecahkan persoalan kompleks ketekniksipilan.

           

LO-2.    merancang dan melaksanakan eksperimen serta menganalisis dan menginterpretasi data berdasar kaidah ilmiah yang benar.

           

LO-3.    merancang sistem, komponen dan proses konstruksi bangunan sipil untuk lebih dari satu konteks keteniksipilan; gedung, bangunan air, pondasi dan bangunan tanah, jalan, jembatan dan infrastruktur sipil lain, yang memenuhi kriteria desain yang ditetapkan dengan mempertimbangkan standar teknis, aspek kinerja, keandalan, kemudahan penerapan. 

           

LO-4.    mengidentifikasi, merumuskan dan memecahkan masalah-masalah rekayasa dalam batasan-batasan keselamatan publik, ekonomis, sosial, etika, dan dampak lingkungan yang realistik.

           

LO-5.    memilih dan memanfaatkan teknik, ketrampilan, dan perangkat – misalnya piranti berbasis teknologi informasi dan komputasi – mutakhir yang diperlukan untuk praktek rekayasa.

           

LO-6.    menggunakan konsep-konsep dasar manajemen proyek dan kepemimpinan dalam pekerjaan pelaksanaan, pengawasan dan operasional konstruksi.

           

LO-7.    menjalankan peran dan fungsi secara efektif dalam tim dan memelihara jejaring kerja untuk tujuan yang tepat.

           

LO-8.    mengambil komitmen professional dan tanggung jawab etis pekerjaan.

           

LO-9.    berkomunikasi lisan maupun tulisan secara efektif dengan menggunakan sarana gambar teknik dan audio-visual lain yang tepat dengan memperhatikan fungsi, skala dan sasaran komunikasi.

           

LO10.   membangun wawasan yang luas dan perlu untuk memahami impak dari solusi-solusi rekayasa dalam konteks global, ekonomis, lingkungan hidup  dan sosial.

           

LO-11.  menemukenali isu-isu terkini dan dan mendiskusikan peran profesi teknik sipil menanggapi isu-isu tersebut.

           

LO-12.  mengenali dan menghayati proses belajar sepanjang hayat.