Halaman Muka arrow Artikel Dosen arrow Rusunawa
Rusunawa Print E-mail
Article Index
Rusunawa
Komentar
Komentar

Berdasarkan hasil Sensus Penduduk Tahun 2011, Penduduk kota Solo mencapai 501.650 jiwa dengan rasio jenis kelamin sebesar 95,67; yang artinya pada setiap 100 penduduk perempuan terdapat sebanyak 95 peduduk lakilaki. Sementara, tingkat kepadatan penduduk kota Solo pada tahun 2011 mencapai 10.977 jiwa/km2.

 

Namun demikian, dalam pemenuhan kebutuhan akan rumah ini, disamping mempunyai kendala masalah lahan, juga perlu diperhatikan masalah tingkat ekonomi masyarakatnya. Tingkat ekonomi masyarakat ini yang menjadi salah satu penyebab dari sebagian masyarakat mendirikan rumah ala kadarnya dan pada tempat-tempat yang semestinya tidak boleh didirikan hunian, seperti di bantaran sungai, di atas trotoar, ruang publik dan sebagainya. Kondisi demikian, tentunya berdampak pada tinkat kualitas dan kelayakan rumah tersebut sebagai tempat hunian, baik dari sisi sosial maupun segi kesehatan. Mendirikan bangunan di bantaran sungai juga rawan terhadap bahaya banjir yang sewaktu-waktu bisa mengancam keselamatan jiwa di musim hujan.

Mengingat besarnya jumlah masyarakat menengah kebawah dan terbatasnya dana yang dimiliki oleh pemerintah, dapat dipastikan bahwa pemerintah tidak mungkin memberikan subsidi secara menyeluruh kepada masyarakat. Hal tersebut mengharuskan masyarakat untuk lebih mandiri dalam hal pembiayaan menyangkut pemenuhan kebutuhan akan permukiman. Diperlukan suatu alternatif solusi yang dirasa tepat untuk mengatasi kendalakendala yang telah dijelaskan. Salah satu solusinya adalah pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).

Menurut Undang-Undang No.16 Tahun 1985 tentang Rumah Susun, rumah susun adalah bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan, yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional dalam arah horizontal maupun vertikal dan merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian, yang dilengkapi dengan bagian-bersama, benda-bersama dan tanah bersama.

Segala fasilitas yang terdapat pada rusunawa ini adalah fasilitas bersama yang harus dioperasikan dan dipelihara bersama-sama. Untuk itu, diperlukan pengelolaan yang baik yang melibatkan seluruh penghuni rusunawa agar keberlangsungan fasilitas tersebut dapat terjaga, seperti fasilitas air, fasilitas umum dalam bangunan, utilitas bangunan, dan bahkan sampai ke sikap dan perilaku penghuni dalam bangunan.

Menghuni rumah susun mestinya berbeda apabila menghuni di kawasan perumahan, karena model bangunan yang menyatu dan saling berdekatan, membutuhkan rasa toleransi dan saling pengertian yang tinggi. Tak jarang sering terjadi permasalahan teknis dan sosial yang membutuhkan penanganan yang baik.

Pada titik yang optimal banyak terjadi permasalahan teknis dan sosial yang mana sering terjadi benturan–benturan antara standar rumah susun sederhana sewa dengan perilaku domestik penghuni yang berpengaruhkepada masalah kenyamanan lingkungan tinggal.

Keterbatasan kemampuan pelayanan rumah susun berbasis sewa dalam memenuhi kebutuhan penghuninya akan mempengaruhi kondisi kepuasan tinggal penghuninya, sehingga penghuni harus melakukan adaptasi terhadap lingkungannya. Hasil adaptasi dari perilaku penghuni tersebut akan membawa dampak terhadap kenyamanan lingkungan tinggal unit hunian baik dampak yang baik maupun dampak yang buruk.

Penelitian Azhar Mustafa yang mengkaji tentang karakteristik daya tanggap, jaminan dan sifat empati penghuni  yang baik ternyata mempunyai pengaruh yang positif terhadap kenyaman selama tinggal di rumah susun sederhana sewa (rusunawa).***

 


Komentar Anda


Komentar oleh nonton bola online pada 27 Feb 2017 10:13:13 AM

good job


Komentar oleh nonton bola online pada 27 Feb 2017 10:12:17 AM

rusunawa bisa membantu orang yang tidak memiliki hunian layak


Komentar oleh Software Restoran pada 26 Feb 2017 11:15:03 AM

Kalau boleh saran, rusunawa di bawah-bawahnya kasih space untuk bisnis kuliner seperti resto dan cafe. Tidak perlu yang mewah-mewah, tapi juga jangan yang model kaki lima (karena berpotensi berantakan nanti). Hal ini bisa memancing minat warga untuk pndah, karena selain ada peluang usaha tetapi juga membuat lingkungan rusunawa jadi lebih nyaman. Kebetulan saya jualan software restoran, jadi sedikit banyak tau tentang industri restoran hehehe..


Komentar oleh tv online pada 25 Dec 2016 21:50:15 PM

program yang cemerlang menurut saya, rusunawa akan membantu masyarakat tidak mampu mendapatkan tempat tinggal


Komentar oleh solder uap pada 26 Nov 2016 15:38:10 PM

di tingkat penduduk yang meningkat seperti saat ini pembangunan rusunawa memang sangat diperlukan...


Komentar oleh jual lcd hp pada 23 Nov 2016 13:35:43 PM

kenyamanan tempat yang paling penting...


Komentar oleh obeng set cody pada 25 Oct 2016 14:15:26 PM

menjadi penghuni rumah susun juga harus mempunyai rasa toleransi tinggi tidak boleh egois karena model bangunan yang menyatu dan saling berdekatan,


Komentar oleh solder uap analog pada 29 Sep 2016 11:07:40 AM

program pemerintah yang harus segera direalisasikan, agar pembangunan cepat terselesaikan.


Komentar oleh Frutablend pada 28 Sep 2016 06:15:03 AM

Semoga rusunawa dapat menjadi solusi tempat tinggal yang layak,,


Komentar oleh avometer digital pada 31 Aug 2016 14:28:22 PM

proses rusunawa ini memang bisa menjadi solusi terbaik...




Jurusan Teknik Sipil FT UNS Surakarta